By using this website, you agree to the use of cookies as described in our Privacy Policy.

Pada tanggal 11–12 April 2026, suasana di SDN Jatinegara Kaum 14 tampak berbeda dari biasanya. Halaman sekolah yang rindang dipenuhi semangat dan keceriaan dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun UKM UNJ ke-44. Kegiatan ini menghadirkan rangkaian acara menarik berupa games edukatif hingga pembuatan kerajinan berbahan clay yang melibatkan siswa-siswi dengan penuh antusias.

Sejak pagi, para siswa sudah berkumpul dengan tertib di area kegiatan. Terlihat pada momen awal, anak-anak duduk rapi berkelompok mengenakan seragam olahraga berwarna kuning biru yang cerah. Wajah-wajah mereka menunjukkan rasa penasaran dan semangat mengikuti setiap rangkaian acara. Di sekitar mereka, para mahasiswa UKM UNJ tampak sigap mengatur jalannya kegiatan, sementara beberapa peserta lain berdiri memperhatikan dengan penuh minat, menciptakan suasana yang hidup dan interaktif.

Keceriaan semakin terasa saat kegiatan memasuki sesi praktik pembuatan kerajinan clay. Dalam salah satu momen, beberapa siswa perempuan dengan bangga menunjukkan hasil karya mereka—sebuah bentuk kerajinan sederhana namun penuh kreativitas. Dengan senyum ceria, mereka memamerkan hasil karya yang disusun rapi di atas papan. Ekspresi bangga dan bahagia begitu terpancar, bahkan salah satu siswa dengan riang mengacungkan tanda damai, menambah kesan hangat dan menyenangkan dari kegiatan tersebut.

Tak kalah penting, kehadiran para guru pendamping turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Pada sesi istirahat, terlihat para guru duduk santai di area yang asri, berbincang sambil tetap memantau jalannya kegiatan. Kehangatan kebersamaan tampak jelas, mencerminkan sinergi yang baik antara pihak sekolah dan penyelenggara kegiatan. Peran guru sebagai pendamping tidak hanya memastikan kelancaran acara, tetapi juga memberikan motivasi kepada siswa untuk terus berkarya.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana pembelajaran yang bermakna. Melalui games dan pembuatan kerajinan clay, siswa belajar bekerja sama, mengasah kreativitas, serta menumbuhkan rasa percaya diri. Hasil karya yang dihasilkan pun rencananya akan dipajang dalam pameran UKM UNJ, menjadi kebanggaan tersendiri bagi para siswa.

Dengan penuh semangat dan kebersamaan, kegiatan Pengabdian Masyarakat ini berhasil memberikan pengalaman berharga bagi seluruh warga sekolah. Momen ini tidak hanya mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan perguruan tinggi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi siswa untuk terus berkarya dan berinovasi.